Download from PlayStore
  • Butuhkan bantuan? Hubungi kami
  • Jual-Beli Lesu, Jumlah Iklan Mobil di TV Berkurang

    Berita Otomotif

    Jual-Beli Lesu, Jumlah Iklan Mobil di TV Berkurang

    JAKARTA – Pasar mobil nasional yang sedang lesu dilaporkan berdampak pada jumlah iklan mobil di televisi yang berkurang, baik dari segi nilai uang maupun jumlah.

    Riset PT. Sigi Kaca Pariwara (SKP) menunjukkan belanja iklan televisi untuk produk mobil selama Januari – Oktober 2019 kemarin menurun cukup dalam jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year). Penurunannya mencapai 38,07 persen.

    Pada 10 bulan pertama tahun ini, nilainya ‘hanya’ Rp 584,37 miliar. Padahal, pada rentang waktu yang sama tahun lalu jumlahnya Rp 943,62 miliar.

    Data statistik ini sendiri diperoleh Adstensity, produk monitoring iklan televisi milik SKP, berdasarkan rekaman semua iklan televisi di 13 stasiun tv nasional yakni RCTI, SCTV, Indosiar, MNC TV, TransTV, Trans7, Global TV, MetroTV, TVOne, ANTV, Kompas TV, Net TV, dan TVRI. Adstensity mencatat volume iklan dan harga iklan sesuai dengan data yang dipublikasikan (publish rate), sehingga nilai yang tercatat adalah nilai bruto.

    “Data ini tidak memberikan informasi apabila ada diskon atau potongan harga atau deal-deal lain dalam praktik bisnis antara pemasang iklan dan stasiun TV yang bersangkutan di luar dari Rate Iklan yang telah ditetapkan,” tulis SKP dalam keterangan resmi yang disebarluaskan pada akhir pekan lalu.

    Diberitakan sebelumnya, Mitsubishi Xpander menjadi yang paling agresif beriklan televisi dengan nilai Rp 113 miliar, diikuti All-New Nissan Livina dengan Rp 105,80 miliar. Selanjutnya dalam 10 besar mobil pengiklan televisi terbanyak adalah Wuling Almaz, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Isuzu, Honda Mobilio, Toyota Avanza, DFSK Glory 580, Toyota.

    Jumlah iklan juga menurun 41,74 persen. Pada 10 bulan 2019, jumlahnya mencapai 17.558 iklan, jomplang dari periode yang sama 2018 sebesar 30.135 iklan.

    Pasar mobil Nusantara sendiri sedang melesu sebagai efek tahun politik dan kondisi ekonomi. Data penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penurunan year on year 11,8 persen untuk wholesales (menjadi 849.609 unit), juga turun 10,4 persen (menjadi 847.164 unit).

    Gaikindo sampai harus merevisi proyeksi pasar mobil Indonesia tahun ini. Target wholesales awal yaitu stagnan 1,1 juta unit dikoreksi menjadi 1 juta unit.

    Tahun ini juga ditandai kepergian dua merek, Chevrolet serta Datsun. Merek yang disebut pertama hengkang mulai Maret 2020, sedangkan merek kedua setop penjualan plus produksi mulai Januari 2020. [Xan/Ari]



    Insan Akbar Krisnamusi

    Insan Akbar Krisnamusi

    Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


    Berita Utama


    Komentar

    Chat Aktif
    Diarsipkan
    Bantuan

    Kami akan membantu Anda

    klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
    Hapuskan chat?
    Chat Empty
    Tidak ada chat yang sedang berlangsung
    Mulai pencarian dan chat dengan penjual
    Bantuan

    Kami akan membantu Anda

    klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
    Support
    两个人免费视频-两个人的视频全免费