Download from PlayStore
  • Butuhkan bantuan? Hubungi kami
  • Kontrak Rossi Sempat Tertahan Lama, Ini Penyebabnya

    Berita Otomotif

    Kontrak Rossi Sempat Tertahan Lama, Ini Penyebabnya

    BARCELONA – Valentino Rossi yang musim depan pindah ke tim satelit Yamaha sempat mengalami masalah pelik.

    Semenjak awal musim sebenarnya Rossi sudah dikabarkan akan bergabung dengan tim Petronas Yamaha. Pembalap asal Italia tersebut kehilangan kursinya di tim pabrikan, karena digusur oleh Fabio Quartararo yang prestasinya tengah gemilang.
    Kontrak Rossi
    Lalu keputusan kontrak Rossi di tim Petronas Yamaha tertunda-tunda untuk waktu yang lama. Setidaknya butuh waktu tiga bulan untuk sang pembalap dalam memutuskan masa depannya. Baru di MotoGP Catalunya 2020, Rossi mengumumkan kepastian kontrak masa depannya.

    Di balik lamanya penandatanganan kontrak Rossi, ternyata terdapat masalah yang cukup pelik. Untuk diketahui, adalah Yamaha yang melakukan penandatanganan kontrak dengan tim Petronas. Tanpa adanya unsur ‘paksaan’ dari pabrikan motor berlambang Garpu Tala, kecil kemungkinan sebuah tim konsumen (satelit) bersedia mengontrak pembalap berumur.

    Rossi yang kini berusia 41 tahun memang masih kompetitif di atas lintasan. Namun perlu diakui, performanya tidak lagi seganas saat dirinya berumur 20 tahun. Meskipun sudah tidak lagi terlalu lincah seperti para pembalap muda seperti Marc Marquez, Maverick Vinales, Fabio Quartararo, Franco Morbidelli dan lainnya, Rossi memiliki pengaruh besar bagi MotoGP itu sendiri.

    Hal inilah yang membuat pemilik sekolah balap VR46 Academy ini memiliki daya tawar lebih besar dibandingkan pembalap berumur lainnya. Nama besar pembalap berjuluk The Doctor ini juga yang membuat kepastian kontrak mundur beberapa kali.

    “Valentino bukan pembalap biasa. Dia selain pembalap juga merupakan aset ekonomi. Ada hukum yang harus dipatuhi, berbagai pihak terlibat dan itulah yang membuatnya tidak mudah. Dia memiliki hak merek dagang, kami harus memeriksa dengan mitra kamibahwa mereka semua dilindungi. Kami juga harus yakin saat mendiskusikannya dengan kru teknisnya,” ucap Razlan Razali, Team Prisipal Petronas Yamaha.

    Masalah paling pelik yang menunda kepastian kontrak Rossi ke Petronas adalah kru teknik. Rossi kerap memboyong satu paket kru mekaniknya saat pindah tim. Hal yang selalu dilakukan saat pindah dari Repsol Honda ke Yamaha. Ia melakukannya juga saat pindah dari Yamaha ke Ducati dan kembali ke Yamaha.

    Tidak banyak pembalap yang bisa melakukan hal tersebut. Kontrak bersama brand-brand sponsor juga memiliki pengaruh penundaan masa depan salah satu legenda MotoGP ini.
    kontrak Rossi

    Pindah ke tim Petronas, Rossi hanya bisa memboyong kepala mekanik David Munoz, riding coach Idalio Gavira dan data engineer Matteo Flamigni. Sementara mekanik kepercayaannya yakni Alex Briggs dan Brent Stephens gagal ikut sang pembalap.

    “Sejak awal kami memiliki satu kondisi. Kami tidak ingin membongkar struktur yang telah kami bangun selama ini. Sehingga kami tidak ingin dia membawa seluruh krunya. Tapi kami hanya mengijinkan orang-orang pentingnya saja seperti kepala kru dan teknisi data,” jelas Razlan kemudian seperti dikuitip Speedweek.com. [Dew/Ari]



    Denny Basudewa

    Denny Basudewa

    Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


    Berita Utama


    Komentar

    两个人免费视频-两个人的视频全免费